The Tourism Village

Rabu, 18 Januari 2017

Sejarah Desa Tlonto Raja Kecamatan Pasean


Tidak ada tempat yang tak mempunyai cerita. Begitupun dengan salah satu desa yang berada di Kecamatan Pasean ini. Desa yang memiliki 15 dusun ini sangatlah besar dan luas. Berhias dengan lautan diujung utara dan perbukitan pada sisi selatan. Mengungkap sejarah desa Tlonto Raja adalah sebuah pekerjaan yang sangat sulit karena tokoh-tokoh yang mengetahui sejarah desa tersebut sudah banyak yang meninggal dunia. Namun berkat referensi-referensi yang ada, sedikit banyak kami bisa menguak tabir dari sejarah desa Tlonto Raja ini. Terdapat dua versi mengenai sejarah desa Tlonto Raja. Salah satu menyebutkan bahwa desa Tlonto Raja berasal dari kata Tlonto dan Rajah. Tlonto artinya kabar berita dan Rajah artinya Besar (*RKP Desa TLONTORAJA 2016). Jadi makna Tlonto Raja adalah kabar berita yang besar. Pada jaman dahulu kala desa Tlonto Raja sering disinggahi oleh para adipati dari Kadipaten Pamekasan. Umumnya para adipati ini berkunjung ke desa-desa untuk melihat kehidupan masyarakatnya sampai sejauh mana kemakmuran yang dialami oleh rakyat di desa. Pada suatu hari, tepat diperkampungan yang sekarang bernama Tlonto Raja sang adipati tertarik kepada gadis-gadis desa yang cantik-cantik sehingga terjalinlah perkawinan antara adipati dengan sang gadis desa tersebut.
Karena perkawinan ini adalah perkawinan seorang Adipati maka kabar tersebut akhirnya tersiar ke seluruh wilayah Kadipaten dan lambat laun berita ini semakin meluas dan menjadi sebuah berita yang heboh, besar.  Akhirnya dinamai Berita Besar atau dalam bahasa Madura disebut Tlonto Raja. Sedang menurut versi yang lain menyebutkan bahwa Tlonto berarti batu dan Rajah berarti besar. Batu besar tersebut digunakan sebagai tempat pertapaan.

Bagian desa Tlonto Raja yang berbatasan langsung dengan laut adalah dusun Lebak Barat dan Lebak Timur. Dusun-dusun ini dilindungi oleh tangkis laut buatan untuk menghalau gelombang laut. Pun ditempat itu sandar banyak perahu nelayan yang digunakan untuk melaut oleh warga. Perahu yang digunakan oleh warga desa Tlonto Raja pun memiliki hiasan dan pewarnaan yang indah.

Pada bagian yang lain, kita akan mendapati perbukitan hijau yang elok dipandang mata. Apabila mengambil sudut pandang dari Lembah Sembir, kita dapat menikmati sungai berkelok dengan batuan yang alami, lereng-lereng bukit yang belum tersentuh, serta perbukitan yang masih asri. Pada sisi perbukitan tumbuh pula tanaman yang dapat dijadikan obat yang disebut oleh warga sebagai cabai jamu.
Share:

1 komentar:

  1. Harapan bisa lebih dan lebih mengembangkan potensi yg ada dwngan dana desanya

    BalasHapus

Buku Desa Tlonto Raja

Buku Desa Tlonto Raja

Statistik Pengunjung